Header Ads

Depresi Desakan Ekonomi, Warga Pokrandu Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

WARTA JOGJA | GUNUNGKIDUL -  Warga Padukuhan Pokrandu,  Desa Gombang, Kecamatan Ponjong digegerkan dengan penemuan Ratiyo (65) warga Rt 04/08, Padukuhan Pokrandu ditemukan meninggal dengan cara gantung diri pada Kamis (21/05/2020) pada pukul 10.00 WIB. 

Korban pertamakali ditemukan oleh istrinya bernama Samilah (58) di dapur rumahnya dalam posisi duduk bersimpuh dengan terlihat seutas tali plastik melilit leher korban. 

Samilah pun kaget dan teriak histeris setelah mengetahui tubuh yang tergantung itu adalah suaminya. Teriakan korban didengar oleh tetangga korban Widodo (52) dan warga yang lain berdatangan guna memberikan pertolongan. 

"Saat itu saya kaget karena istri korban berteriak histeris melihat kondisi korban sudah meninggal dengan cara yang tidak lazim", ungkap Widodo. 

Atas peristiwa tersebut, warga lantas melaporkan ke pemerintah setempat dan  Polsek Ponjong untuk segera dilakukan penanganan. 

Tak berselang lama, jajaran Polsek Ponjong dan tim medis Puskesmas pun tiba di lokasi untuk evakuasi korban dibantu warga. Hasil identifikasi menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. 

Kapolsek Ponjong AKP Sudono, SH membenarkan kejadian tersebut, hasil laporan dari jajarannya yang hadir di lokasi kejadian menyebutkan bahwa posisi korban bersimpuh menghadap ke timur saat ditemukan pertamakali oleh istrinya.  

"Berdasarkan hasil laporan dari anggota yang datang ke TKP menyebutkan bahwa telah ditemukan warga Padukuhan Pokrandu, Desa Gombang berinisial RO dengan cara gantung diri, kondisi korban sudah meninggal dunia dengan barang bukti yang kita amankan berupa seutas tali plastik  panjang 2 meter yang dikaitkan dg kayu beladar dapur rumah korban, dugaan sementara motif bunuh diri ini karena depresi dan masalah ekonomi", jelas AKP Sudono. 

Setelah selesai diidentifikasi kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.


WJ (Red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.