Header Ads

Kenduri Ruwah 1953 Ditengah Pandemi Corona Covid – 19

WARTA JOGJA | SLEMAN — Matahari hampir sepenggalah ketika beberapa ibu-ibu menarik angkong atau celeng berisikan sekian paket sembako untuk didistribusikan kepada warga yang pantas menerima ,berawal adanya larangan kerumunan orang atau massa oleh Pemerintah untuk memutus penyebaran Virus Coronan Covid – 19, maka tradisi Kenduri Rumah yang sudah diadakan sejak dulu dan turun temurun hingga sekarang tetap di jalankan dengan cara yang berbeda dari biasanya.
Tradisi ini di lakukan masyarakat seperti anggota warga RT 13 RW 05 Mati Dukuh, Sendangadi, Mati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Minggu 19 -04-2020 , mengalihkan dengan cara donasi berupa paket sembako senilai Rp. 10.000,- Seluruh warga dari RT tersebut terdiri dari 32 Kepala Keluarga sudah mendonasikan barang yang dikelola oleh Ibu Ibu PKK.
Dengan rasa kebersamaan bersyukur warga justru mengumpulkan lebih dari batas minim yang ditentukan bahkan beberapa diantaranya jika diuangkan senilai lebih dari Rp. 75.000,-.
Beberapa Kepala keluarga yang kontrak atau kost juga turut berperan serta mendonasikan komentar Ibu Nining, Ibu Yanti, Ibu Ike dan Ibu Nita.
Secara keseluruhan menjadi 15 paket sembako senilai lebih kurang Rp. 75.000,-. Yang isinya antara lain berupa beras, gula, minyak, teh, mie instan, kecap dan telur.
Terlihat ceria tidak ada yang mengeluh ketika Ibu Ibu mengantarkan ke rumah-rumah yang pantas menerima Kenduri Ruwah meski terik matahari kian panas menyengat.
Kegiatan tersebut juga disupport oleh Bapak Bapak warga setempat ” Dengan kita bisa berbagi di tengah pandemi ini semoga keadaan yang tidak menyenangkan di hampir separuh lebih manusia penduduk Bumi ini segera berakhir.
Ungkap harapan dan doa dari Bapak Rois Bigcari ketika menerima Paket Sembako Kenduri Ruwah semoga seluruh keluarga besar Mlati dukuh hususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya segera bebas dari bencana covid – 19 ,pungkasnya.
(Runtik )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.