Header Ads

Penyaluran BLT Dana Desa Tak Lazim, Masyarakat Desa Umbulrejo Pertanyakan Sumber Data KPM Yang Diperoleh Pemerintah Desa


WARTA JOGJA | GUNUNGKIDUL - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) yang bersumber dari dana desa untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdampak Covid-19 sebagian desa telah menyalurkannya beberapa waktu yang lalu,namun ada beberapa desa yang baru melaksanakan penyaluran bantuan tahap pertama ini setelah hari raya idul fitri usai.

Begitu juga Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong yang baru menyalurkan BLT beberapa waktu lalu pasca lebaran terbilang unik. Pasalnya penyaluran tersebut terkesan diam-diam tanpa sepengetahuan lembaga desa yang lain dan lebih anehnya lagi dilaksanakan tidak serentak satu desa melainkan ada yang dibagi di balai padukuhan bahkan ada yan diantarkan ke rumah KPM oleh tim relawan dengan dalih mengantisipasi kecemburuan sosial yang muncul di masyarakat.

Dikutip dari keterangan ST (39), seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya oleh media bahwa penyaluran blt ini tidak dilakukakan secara bersamaan dari 10 Padukuhan yang ada di Desa Umbulrejo seperti desa-desa lainnya.

" Disini aneh kok pak, penyaluran blt yang bersumber dari dana desa setiap padukuhan berbeda cara dan waktunya dalam menyalurkan, ada yang disalurkan di Padukuhan bahkan ada juga yang diantarkan kerumah warga penerima namun ada yang lebih aneh lagi masyarakat tidak tahu siapa saja yang menerima blt tersebut ", terang ST dengan media wartajogja.com.

Mengenai hal ini, Sekretaris Desa Umbulrejo Suhardi menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran BLT Dana Desa Umbulrejo tidak ada yang aneh, bahkan pemerintah desa bersama pendamping kecamatan dalam menyalurkan, dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Desa tidak ada aturan khusus tentang penyaluran bantuan tersebut.

" Pada waktu penyaluran saya tidak ikut, hanya Pak Kades dan para relawan yang tahu mekanisme penyalurannya, tetapi kemarin info yang masuk ke saya itu juga ada pendamping kecamatan yang ikut mengawal ", kata Suhardi kepada media Kamis (29/05/2020) di Balai Desa Umbulrejo.

Saat awak media menanyakan kapan pelaksanaan penyaluran BLT DD umbulrejo, Suhardi tidak bersedia menjelaskan kapan pelaksanaannya secara terperinci. Sekretaris Desa Umbulrejo tersebut hanya menyebutkan bahwa penyaluran sudah dilakukan kepada 156 KPM sesuai hasil musyawarah desa tanggal 13 Mei 2019 yang lalu. Saat ditanyakan mengenai data KPM dan berita acara musdes,Suhardi tidak bersedia menunjukkan dengan dalih data tersebut masih berada di Kasi yang menangani,belum diserahkan kepadanya.

Di tempat terpisah, Bhabinkamtibmas Desa Umbulrejo Bripka Eko Sapto Nugroho menuturkan mengenai penyaluran BLT yang bersumber dari dana desa Umbulrejo tidak tahu-menahu mengenai hal ini.

" Kalaupun sudah disalurkan baik Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak dilibatkan dan kami tidak menerima informasi kapan pelaksanaan penyaluran BLT tersebut ", jelas Bripka Eko Sapto Nugroho.

Lebih lanjut dia mengatakan, memang pada saat musdes ( musyawarah desa) dilibatkan dan tahu bawasannya dana desa tahun 2020 ini akan digunakan untuk BLT masyarakat miskin yang terdampak Covid-19 namun kapan pelaksanaannya belum ditentukan pada saat musdes.

Saat akan dikonfirmasi media, Kepala Desa Umbulrejo tidak bersedia menemui, bahkan terkesan menghindar. Ini disampaikan melalui stafnya dengan alasan baru rapat di luar.

Sampai berita ini diterbitkan, tidak ada klarifikasi dan konfimasi secara terperinci mengenai penyaluran BLT Dana Desa Umbulrejo, sehingga menimbulkan kecurigaan warga bahwa dalam pelaksanaannya terindikasi penyimpangan karena tidak adanya transparansi kepada publik mengenai hal ini.


WJ (Redaksi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.