Header Ads

Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Laksanakan Monitoring Pelaksanaan Penyaluran BST Tahap III Di Kalurahan Sidorejo


WARTA JOGJAKARTA | GUNUNGKIDUL - Pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai ( BST ) dari kementerian Sosial tahap III di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong berlangsung Senin (13/07/2020) bertempat di aula Kalurahan Sidorejo.

Dalam kesempatan ini dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul Dra. Siwi Irianti, M.Si didampingi Kepala seksi Bina Rehabilitasi Sosial Winarto.S.Sos sebagai pelaksanaan monitoring penyaluran BST Tahap III di Kalurahan Sidorejo.

Ada sebanyak 405 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) di Kaluran Sidorejo dari 19 Padukuhan yang ada.

Kepala Dinas Sosial mengatakan bahwa penyaluran BST Tahap III di setiap Kalurahan dipastikan bisa segera selesai pada bulan ini.

" Tujuan kita monitoring pelaksanaan penyaluran BST di Kalurahan Sidorejo, harus tetap menerapkan protokoler Covid-19 yang dianjurkan oleh pemerintah, mulai dari penyediaan tempat cuci tangan, hand sanitizer,pengukur suhu badan hingga persediaan masker apabila dari masyarakat masih ada yang tidak memakai masker, harus dihimbau untuk bermasker",kata Siwi Irianti.
Disinggung terkait data yang masih dianggap tercecer, Kepala Dinas Sosial menghimbau kepada Pemerintah masing-masing kalurahan secara proaktif dengan Dinas Sosial supaya segera melakukan verifikasi data dan menyerahkan data tersebut agar segera diusulkan ke pusat.

"Dari kuota yang kita terima dari Kementerian Sosial kepada KPM Kabupaten Gunungkidul sejumlah 45.000 sekian itu sudah bisa terserap, adapun data KPM yang masih tercecer secepatnya diserahkan kepada kami agar bisa kita usulkan ke pusat, namun terkait hasilnya seperti apa nantinya kita serahkan ke pusat", imbuh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul.

Lebih lanjut Kepala Dinas Sosial menghimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan BST ini untuk keperluan yang benar - benar penting, agar pemerintah dalam mengalokasikan dana bantuan terhadap dampak pandemi Covid-19 ini sedikit banyak bisa mengurangi beban masyarakat.

Kegiatan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan, diawali dengan cuci tangan, penggunaan hand sanitizer, cek suhu, hingga wajib menggunakan masker.

WJ ( Wahyudi )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.